<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Reyhan87's Weblog</title>
	<atom:link href="http://reyhan87.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://reyhan87.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Apr 2008 19:32:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='reyhan87.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Reyhan87's Weblog</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://reyhan87.wordpress.com/osd.xml" title="Reyhan87&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://reyhan87.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kandungan Kakao</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/kandungan-kakao/</link>
		<comments>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/kandungan-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 23:00:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reyhan87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/kandungan-kakao/</guid>
		<description><![CDATA[Kakao mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=26&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;">Kakao</span> <span style="text-decoration:underline;">mengandung <a class="new" title="Alkaloid (belum dibuat)" href="http://reyhan87.wordpress.com/w/index.php?title=Alkaloid&amp;action=edit&amp;redlink=1">alkaloid-alkaloid</a> seperti <a class="new" title="Teobromin (belum dibuat)" href="http://reyhan87.wordpress.com/w/index.php?title=Teobromin&amp;action=edit&amp;redlink=1">teobromin</a>,  <a class="new" title="Fenetilamina (belum dibuat)" href="http://reyhan87.wordpress.com/w/index.php?title=Fenetilamina&amp;action=edit&amp;redlink=1">fenetilamina</a>,  dan <a class="new" title="Anandamida (belum dibuat)" href="http://reyhan87.wordpress.com/w/index.php?title=Anandamida&amp;action=edit&amp;redlink=1">anandamida</a>,  yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak  dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan cokelat yang  dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah.  Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan  kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan <a class="new" title="Anti oksidan (belum dibuat)" href="http://reyhan87.wordpress.com/w/index.php?title=Anti_oksidan&amp;action=edit&amp;redlink=1">anti  oksidannya</a> yang dapat mengurangi pembentukan <a title="Radikal bebas" href="http://reyhan87.wordpress.com/wiki/Radikal_bebas">radikal bebas</a> dalam tubuh.</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/reyhan87.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/reyhan87.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reyhan87.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reyhan87.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reyhan87.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reyhan87.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reyhan87.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reyhan87.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reyhan87.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reyhan87.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reyhan87.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reyhan87.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reyhan87.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reyhan87.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reyhan87.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reyhan87.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=26&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/kandungan-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5b27c389a4c5009fcaa7345e50e8ad6a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">reyhan87</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Sejarah Kakao itu pada zaman dulu ???</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/bagaimana-sejarah-kakao-itu-pada-zaman-dulu/</link>
		<comments>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/bagaimana-sejarah-kakao-itu-pada-zaman-dulu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 22:58:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reyhan87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kakao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reyhan87.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Cokelat dihasilkan dari kakao (Theobroma cacao) yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah. Mungkin sampai ke Chiapas, bagian paling selatan Meksiko. Orang-orang Olmec memanfaatkan pohon dan, mungkin juga, membuat “cokelat” di sepanjang pantai teluk di selatan Meksiko. Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah situs pengolahan cokelat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=25&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#0000ff">Cokelat dihasilkan dari kakao (<i><a href="/wiki/Kakao" title="Kakao">Theobroma  cacao</a></i>) yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai  ke <a href="/wiki/Amerika_Tengah" title="Amerika Tengah">Amerika Tengah</a>.  Mungkin sampai ke Chiapas, bagian paling selatan <a href="/wiki/Meksiko" title="Meksiko">Meksiko</a>. Orang-orang Olmec memanfaatkan pohon dan,  mungkin juga, membuat “cokelat” di sepanjang pantai teluk di selatan Meksiko.  Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah  situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, <a href="/wiki/Honduras" title="Honduras">Honduras</a> sekitar 1100 -1400 tahun SM <sup><a href="#cite_note-0">[1]</a></sup>.  Residu yang diperoleh dari tangki-tangki pengolahan ini mengindikasikan bahwa  awalnya penggunaan kakao tidak diperuntukkan untuk membuat minuman saja, namun  selput putih yang terdapat pada biji kokoa lebih condong digunakan sebagai  sumber gula untuk minuman beralkohol.</font></p>
<p><font color="#0000ff">Residu cokelat yang ditemukan pada tembikar yang digunakan oleh suku Maya  kuno di Río Azul, <a href="/wiki/Guatemala" title="Guatemala">Guatemala</a> Utara,  menunjukkan bahwa Suku <a href="/wiki/Maya" title="Maya">Maya</a> meminum cokelat  di sekitar tahun 400 SM. Peradaban pertama yang mendiami daerah Meso-Amerika itu  mengenal pohon “kakawa” yang buahnya dikonsumsi sebagai minuman <i>xocolātl</i>  yang berarti minuman pahit. Menurut mereka, minuman ini perlu dikonsumsi setiap  hari, entah untuk alasan apa. Namun, tampaknya cokelat juga menjadi simbol  kemakmuran. Cara menyajikannya pun tak sembarangan. Dengan memegang wadah cairan  ini setinggi dada dan menuangkan ke wadah lain di tanah, penyaji yang ahli dapat  membuat busa tebal, bagian yang membuat minuman itu begitu bernilai. Busa ini  sebenarnya dihasilkan oleh <a href="/wiki/Lemak" title="Lemak">lemak</a> kokoa  (<i>cocoa butter</i>) namun terkadang ditambahkan juga busa tambahan. Orang  Meso-Amerika tampaknya memiliki kebiasaan penting minum dan makan bubur yang  mengandung cokelat. Biji dari pohon kakao ini sendiri sangat pahit dan harus  difermentasi agar rasanya dapat diperolah. Setelah dipanggang dan dibubukkan  hasilnya adalah cokelat atau kokoa. Diperkirakan kebiasaan minum cokelat suku  Maya dimulai sekitar tahun <a href="/wiki/450_SM" title="450 SM">450 SM</a> &#8211; <a href="/wiki/500_SM" title="500 SM">500 SM</a>. Konon, konsumsi cokelat dianggap  sebagai simbol status penting pada masa itu. Suku Maya mengonsumsi cokelat dalam  bentuk cairan berbuih ditaburi <a href="/w/index.php?title=Lada_merah&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Lada merah (belum dibuat)">lada  merah</a>, <a href="/w/index.php?title=Vanila&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Vanila (belum dibuat)">vanila</a>, atau  <a href="/wiki/Rempah-rempah" title="Rempah-rempah">rempah-rempah</a> lain.  Minuman Xocoatl juga dipercaya sebagai pencegah lelah, sebuah kepercayaan yang  mungkin disebabkan dari kandungan theobromin didalamnya.</font></p>
<p><font color="#0000ff">Ketika peradaban <a href="/wiki/Maya" title="Maya">Maya klasik</a> runtuh  (sekitar tahun 900) dan digantikan oleh bangsa Toltec, <a href="/w/index.php?title=Biji_kokoa&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Biji kokoa (belum dibuat)">biji  kokoa</a> menjadi komoditas utama Meso-Amerika. Pada masa Kerajaan <a href="/wiki/Aztec" class="mw-redirect" title="Aztec">Aztec</a> berkuasa (sampai  sekitar tahun 1500 SM) daerah yang meliputi Kota <a href="/wiki/Meksiko" title="Meksiko">Meksiko</a> saat ini dikenal sebagai daerah Meso-Amerika  yang paling kaya akan biji kokoa. Bagi suku Aztec biji kokoa merupakan  <i>“makanan para dewa”</i> (<i>theobroma</i>, dari bahasa Yunani). Biasanya biji  kokoa digunakan dalam upacara-upacara keagamaan dan sebagai hadiah.</font></p>
<p><font color="#0000ff">Cokelat juga menjadi barang mewah pada masa Kolombia-Meso Amerika, dalam  kebudayaan mereka yaitu suku <a href="/wiki/Maya" title="Maya">Maya</a>, <a href="/w/index.php?title=Toltec&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Toltec (belum dibuat)">Toltec</a>, dan  <a href="/wiki/Aztec" class="mw-redirect" title="Aztec">Aztec</a> biji kakao  (<i>cacao bean</i>) sering digunakan sebagai mata uang <sup><a href="#cite_note-1">[2]</a></sup>. Sebagai contoh suku  Indian <a href="/wiki/Aztec" class="mw-redirect" title="Aztec">Aztec</a><a href="/w/index.php?title=Ayam_turki&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Ayam turki (belum dibuat)">ayam  turki</a> seharga seratus biji kokoa dan satu buah alpukat seharga tiga biji  kokoa <sup><a href="#cite_note-2">[3]</a></sup> menggunakan  sistem perhitungan dimana satu </font></p>
<p><font color="#0000ff">Sementara tahun <a href="/w/index.php?title=1544_M&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="1544 M (belum dibuat)">1544 M</a>,  delegasi Maya <a href="/w/index.php?title=Kekchi&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Kekchi (belum dibuat)">Kekchi</a> dari  <a href="/wiki/Guatemala" title="Guatemala">Guatemala</a> yang mengunjungi istana  <a href="/wiki/Spanyol" title="Spanyol">Spanyol</a> membawa hadiah, di antaranya  minuman cokelat.</font></p>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:182px;"><font color="#0000ff"><a href="Melted_chocolate.jpg" class="image" title="Cokelat cair."><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b5/Melted_chocolate.jpg/180px-Melted_chocolate.jpg" class="thumbimage" alt="Cokelat cair." border="0" height="120" width="180" /></a></font></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><font color="#0000ff"><a href="Melted_chocolate.jpg" class="internal" title="Perbesar"><img src="/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" height="11" width="15" /></a></font></div>
<p><font color="#0000ff">Cokelat  cair.</font></div>
</div>
</div>
<p><font color="#0000ff">Di awal abad ke-17, cokelat menjadi minuman penyegar yang digemari di <a href="/wiki/Istana" title="Istana">istana</a> <a href="/wiki/Spanyol" title="Spanyol">Spanyol</a>. Sepanjang abad itu, cokelat menyebar di antara  kaum elit <a href="/wiki/Eropa" title="Eropa">Eropa</a>, kemudian lewat proses  yang <a href="/wiki/Demokratis" class="mw-redirect" title="Demokratis">demokratis</a> harganya menjadi cukup murah, dan pada  akhir abad itu menjadi minuman yang dinikmati oleh kelas <a href="/wiki/Pedagang" title="Pedagang">pedagang</a>. Kira-kira 100 tahun setelah kedatangannya di  Eropa, begitu terkenalnya cokelat di <a href="/wiki/London" title="London">London</a>, sampai didirikan <i>“rumah cokelat”</i> untuk  menyimpan persediaan cokelat, dimulai di rumah-rumah <a href="/wiki/Kopi" title="Kopi">kopi</a>. Rumah cokelat pertama dibuka pada <a href="/wiki/1657" title="1657">1657</a>.</font></p>
<p><font color="#0000ff">Di tahun 1689 seorang dokter dan kolektor bernama Hans Sloane, mengembangkan  sejenis minuman susu cokelat di <a href="/wiki/Jamaika" title="Jamaika">Jamaika</a> dan awalnya diminum oleh suku apothekari, namun  minuman ini kemudian dijual oleh <a href="/wiki/Cadbury" title="Cadbury">Cadbury</a> bersaudara <sup><a href="#cite_note-3">[4]</a></sup>.</font></p>
<p><font color="#0000ff">Semua cokelat Eropa awalnya dikonsumsi sebagai minuman. Baru pada <a href="/wiki/1847" title="1847">1847</a> ditemukan cokelat padat. Orang <a href="/wiki/Eropa" title="Eropa">Eropa</a><a href="/w/index.php?title=Vanila&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Vanila (belum dibuat)">vanila</a>. Juga  mengganti banyak bumbu sehingga sesuai dengan selera mereka sendiri mulai dari  resep khusus yang memerlukan <a href="/w/index.php?title=Ambergris&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Ambergris (belum dibuat)">ambergris</a>,  zat warna keunguan berlilin yang diambil dari dalam usus ikan paus, hingga bahan  lebih umum seperti <a href="/wiki/Kayu_manis" title="Kayu manis">kayu manis</a>  atau <a href="/wiki/Cengkeh" title="Cengkeh">cengkeh</a>. Namun, yang paling  sering ditambahkan adalah <a href="/wiki/Gula" title="Gula">gula</a>. Sebaliknya,  cokelat Meso-Amerika tampaknya tidak dibuat manis. membuang hampir semua rempah-rempah  yang ditambahkan oleh orang Meso-Amerika, tetapi sering mempertahankan </font></p>
<p><font color="#0000ff">Cokelat Eropa awalnya diramu dengan cara yang sama dengan yang digunakan suku  Maya dan <a href="/wiki/Aztec" class="mw-redirect" title="Aztec">Aztec</a>. Bahkan  sampai sekarang, cara Meso-Amerika kuno masih dipertahankan, tetapi di dalam  mesin <a href="/wiki/Industri" title="Industri">industri</a>. Biji kokoa masih  sedikit difermentasikan, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Namun,  serangkaian teknik lebih rumit pun dimainkan. Bubuk cokelat di<a href="/w/index.php?title=Emulsi&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Emulsi (belum dibuat)">emulsikan</a>  dengan <a href="/wiki/Karbon" title="Karbon">karbonasi</a> <a href="/wiki/Kalium" title="Kalium">kalium</a> atau Natrium agar lebih mudah bercampur dengan air  (<b>dutched</b>, metode emulsifikasi yang ditemukan orang Belanda), lemaknya dikurangi dengan membuang banyak  lemak kokoa (<i>defatted</i>), digiling sebagai cairan dalam gentong khusus  (<i>conched</i>), atau dicampur dengan susu  sehingga menjadi cokelat susu (<i>milk chocolate</i>).</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/reyhan87.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/reyhan87.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reyhan87.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reyhan87.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reyhan87.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reyhan87.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reyhan87.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reyhan87.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reyhan87.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reyhan87.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reyhan87.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reyhan87.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reyhan87.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reyhan87.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reyhan87.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reyhan87.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=25&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/bagaimana-sejarah-kakao-itu-pada-zaman-dulu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5b27c389a4c5009fcaa7345e50e8ad6a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">reyhan87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b5/Melted_chocolate.jpg/180px-Melted_chocolate.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cokelat cair.</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Biji Kakao Juga Sebagai Pendukung Kesehatan&#8230;!!!!</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/biji-kakao-juga-sebagai-pendukung-kesehatan/</link>
		<comments>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/biji-kakao-juga-sebagai-pendukung-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 22:54:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reyhan87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat Biji Kakao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/biji-kakao-juga-sebagai-pendukung-kesehatan/</guid>
		<description><![CDATA[Telah berabad-abad kakao dijadikan minuman oleh penduduk Olmec, Maya, Inca, dan Aztec di Meksiko. Dalam budaya mereka, kakao digunakan untuk persembahan para dewa dan dikonsumsi oleh raja dan keluarga raja serta para pendeta. Bapak nomenklatur botani, Corolus Linnaeus, telah memberi nama genus dari tanaman kakao Theobroma cacao, yaitu Theobroma yang berarti makanan dari dewa. Dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=24&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial" size="2">Telah berabad-abad kakao dijadikan minuman oleh penduduk  Olmec, Maya, Inca, dan Aztec di Meksiko. Dalam budaya mereka, kakao digunakan  untuk persembahan para dewa dan dikonsumsi oleh raja dan keluarga raja serta  para pendeta. Bapak nomenklatur botani, Corolus Linnaeus, telah memberi nama  genus dari tanaman kakao Theobroma cacao, yaitu Theobroma yang berarti makanan  dari dewa. Dalam sejarah tercatat pula, Montezume, Raja dari Aztec, sebelum  ‘menggilir’ istri-istrinya, selalu tak lupa mereguk minuman kakao, xocolatl.  Cokelat ini diyakini memiliki sifat afrodisiak, membangkitkan nafsu  birahi.<br />
Mengapa bisa demikian? Hal tersebut tentu saja tak lepas dari  komponen penyusun cokelat. Cokelat merupakan sumber pangan yang kaya lemak  (30%), dan karbohidrat (60%), protein, dan mineral seperti magnesium, kalium,  natrium, kalsium, besi, tembaga, dan fosfor, berbagai jenis flavonoid seperti:  epikatekin, epigalokatekin, dan prosianidin, serta komponen bioaktif lainnya.<br />
Karena kadar lemak dan gulanya yang tinggi, sering kali konsumen harus  mikir-mikir jika mau mengkonsumsi cokelat, jangan-jangan mengganggu kesehatan,  dan kontraproduktif dengan upaya pemeliharaan atau penurunan berat badan.  Konsumsi cokelat dalam jumlah wajar (moderate) dinyatakan aman bagi kesehatan.  Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Kris – Etherton dan Mustad (1994),  konsumsi cokelat susu (milk chocolate) sampai 280 g/hari ternyata tidak  meningkatkan konsentrasi kolesterol ‘jahat’ low density lipoprotein dan total  kolesterol plasma. Bahkan, kadar flavonoidnya yang tinggi dapat menjaga  kesehatan jantung.<br />
Di samping sebagai sumber pangan, penggunaan kakao untuk  pengobatan sebenarnya telah dipraktikkan sejak abad 15, misalnya untuk meredakan  demam, sesak napas dan lemah jantung. Pada abad ke-16 sampai awal abad ke-20,  telah tercatat lebih dari 300 resep obat yang dibuat dengan menggunakan bahan  kakao/cokelat. Dari pengobatan tersebut setidaknya memiliki tiga peranan yang  konsisten yaitu : (1) untuk menguruskan/melangsingkan berat tubuh, (2)  menstimulasi sistem saraf pasien yang lemah dan sangat letih, (3) memperbaiki  pencernaan di perut, menstimulasi fungsi ginjal dan memperbaiki fungsi usus  besar.<br />
Eksplorasi potensi cokelat, belakangan ini juga dilakukan untuk  mengetahui pengaruhnya terhadap kinerja otak. Selain mengandung  komponen-komponen tersebut di atas, cokelat ternyata juga mengandung zat-zat  farmakologis yang dapat memberikan sensasi fisiologis dan psikologis. Beberapa  zat itu adalah senyawa amin biogenik, metilxantin dan asam-asam lemak yang  menyerupai kanabinoid.<br />
Beberapa senyawa amin biogenik yang terdapat pada  cokelat adalah tiramin dan feniletilamin (FEA). FEA merupakan neuromodulator  yang secara struktural dan farmakologis sama dengan katekolamin dan amfetamin.  Keduanya merupakan stimulan otak. Secara alami FEA terdapat di otak dan  terdistribusi di dalam sistem saraf pusat. Senyawa tersebut berfungsi untuk  menguatkan neurotransmisi dopaminergis dan noradrenergis, dan sebagai modulator  mood yang penting.<br />
Senyawa alkoloid metilxantin yang terdapat pada cokelat di  antaranya, adalah kafein dan teobromin. Kafein bekerja pada sistem saraf pusat  dan jantung. Jantung akan terstimulasi, sehingga meningkatkan aliran darah, dan  pernapasan. Efek psikologis yang didapat biasanya meningkatnya aktivitas mental  dan tetap terjaga atau melek. Sedangkan pengaruh teobromin, dari hasil studi  dengan menggunakan hewan percobaan, dilaporkan memiliki efek stimulasi lebih  rendah dan memerlukan waktu lebih lama untuk mencapai puncak efek farmakologis  dibandingkan dengan kafein. Namun, keduanya dapat menimbulkan sifat ketagihan  (addictive).<br />
Kakao dan cokelat mengandung senyawa N-asiletanolamin tak jenuh,  yang secara kimiawi dan farmakologis berkaitan dengan senyawa anandamida.  Anandamida yang berarti kebahagiaan internal, merupakan lipoprotein otak yang  mengikat dan mengaktifkan reseptor kanabinoid di dalam otak. Ia bekerja seperti  obat kanabinoid, yaitu memberi efek psikoaktif seperti sensitivitas dan euforia  yang memuncak.<br />
Karena penggunaan cokelat sebagai agen terapi juga dapat  menimbulkan efek samping bahkan kontraindikasi, maka tidak mengherankan jika  pada dokter bersikap hati-hati dalam memberikan rekombinasinya. Biasanya dokter  tak menganjurkan untuk mengkonsumsi cokelat bagi penderita diabetes, kegemukan,  hiperlipidemik, gangguan migren dan sering gelisah (anxious). Sedangkan untuk  pemulihan kesehatan selama istirahat sehabis bekerja, konsumsi cokelat gelap  (dark) tampaknya memberikan efek lebih menguntungkan daripada bahayanya.<br />
</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/reyhan87.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/reyhan87.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reyhan87.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reyhan87.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reyhan87.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reyhan87.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reyhan87.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reyhan87.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reyhan87.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reyhan87.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reyhan87.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reyhan87.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reyhan87.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reyhan87.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reyhan87.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reyhan87.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=24&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/biji-kakao-juga-sebagai-pendukung-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5b27c389a4c5009fcaa7345e50e8ad6a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">reyhan87</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Budidaya Kakao Yang Sederhana ?</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/bagaimana-budidaya-kakao-yang-sederhana/</link>
		<comments>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/bagaimana-budidaya-kakao-yang-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 22:52:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reyhan87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budidaya Kakao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reyhan87.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan diatas mungkin sudah tidak asing lagi, bagi Anda semua. Budidaya kakao selalu dibicarakan di kelas maupun dimana saja. Tanaman Kakao merupakan tanaman perkebunaan berprospek menjanjikan. Tetapi jika faktor tanah yang semakin keras dan miskin unsur hara terutama unsur hara mikro dan hormon alami, faktor iklim dan cuaca, faktor hama dan penyakit tanaman, serta faktor [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=23&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan diatas mungkin sudah tidak asing lagi, bagi Anda semua. Budidaya kakao selalu dibicarakan di kelas maupun dimana saja. Tanaman  Kakao merupakan tanaman perkebunaan berprospek menjanjikan. Tetapi jika faktor  tanah yang semakin keras dan miskin unsur hara terutama unsur hara mikro dan  hormon alami, faktor iklim dan cuaca, faktor hama dan penyakit tanaman, serta  faktor pemeliharaan lainnya tidak diperhatikan maka tingkat produksi dan  kualitas akan rendah.<br />
<span style="font-size:85%;font-family:Arial;"><i><b>1. Persiapan  Lahan</b></i><br />
- Bersihkan alang-alang dan gulma lainnya<br />
- Gunakan tanaman  penutup tanah (cover crop) terutama jenis polong-polongan seperti Peuraria  javanica, Centrosema pubescens, Calopogonium mucunoides &amp; C. caeraleum untuk  mencegah pertumbuhan gulma terutama jenis rumputan<br />
- Gunakan juga tanaman  pelindung seperti Lamtoro, Gleresidae dan Albazia, tanaman ini ditanam setahun  sebelum penanaman kakao dan pada tahun ketiga jumlah dikurangi hingga tinggal 1  pohon pelindung untuk 3 pohon kakao (1 : 3)</p>
<p><i><b>2. Pembibitan  </b></i><br />
- Biji kakao untuk benih diambil dari buah bagian tengah yang masak  dan sehat dari tanaman yang telah cukup umur<br />
- Sebelum dikecambahkan benih  harus dibersihkan lebih dulu daging buahnya dengan abu gosok<br />
- Karena biji  kakao tidak punya masa istirahat (dormancy), maka harus segera  dikecambahkan<br />
- Pengecambahan dengan karung goni dalam ruangan, dilakukan  penyiraman 3 kali sehari<br />
- Siapkan polibag ukuran 30 x 20 cm (tebal 0,8 cm)  dan tempat pembibitan<br />
- Campurkan tanah dengan pupuk kandang (1 : 1),  masukkan dalam polibag<br />
- Sebelum kecambah dimasukkan tambahkan 1 gram pupuk  TSP / SP-36 ke dalam tiap-tiap polibag<br />
- Benih dapat digunakan untuk bibit  jika 2-3 hari berkecambah lebih 50%<br />
- Jarak antar polibag 20 x 20 cm lebar  barisan 100 cm<br />
- Tinggi naungan buatan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga  sinar masuk tidak terlalu banyak<br />
- Penyiraman bibit dilakukan 1-2 kali  sehari<br />
- Penyiangan gulma melihat keadaan areal pembibitan<br />
- Pemupukan  dengan N P K ( 2 : 1 : 2 ) dosis sesuai dengan umur bibit, umur 1 bulan : 1  gr/bibit, 2 bulan ; 2 gr/bibit, 3 bulan : 3 gr/bibit, 4 bulan : 4 gr/bibit.  Pemupukan dengan cara ditugal<br />
- Siramkan POC NASA dengan dosis 0,5 &#8211; 1  tutup/pohon diencerkan dengan air secukupnya atau semprotkan dengan dosis 4  tutup/tangki setiap 2-4 minggu sekali<br />
- Penjarangan atap naungan mulai umur 3  bulan dihilangkan 50% sampai umur 4 bulan<br />
- Amati hama &amp; penyakit pada  pembibitan, antara lain ; rayap, kepik daun, ulat jengkal, ulat punggung putih,  dan ulat api. Jika terserang hama tersebut semprot dengan PESTONA dosis 6-8  tutup/tangki atau Natural BVR dosis 30 gr/tangki. Jika ada serangan penyakit  jamur Phytopthora dan Cortisium sebarkan Natural GLIO yang sudah dicampur pupuk  kandang selama + 1 minggu pada masing-masing pohon</p>
<p><i><b>3.  Penanaman</b></i><br />
<i>a. Pengajiran</i><br />
- Ajir dibuat dari bambu tinggi  80 &#8211; 100 cm<br />
- Pasang ajir induk sebagai patokan dalam pengajiran  selanjutnya<br />
- Untuk meluruskan ajir gunakan tali sehingga diperoleh jarak  tanam yang sama</p>
<p><i>b. Lubang Tanam</i><br />
- Ukuran lubang tanam 60 x 60  x 60 cm pada akhir musim hujan<br />
- Berikan pupuk kandang yang dicampur dengan  tanah (1:1) ditambah pupuk TSP 1-5 gram per lubang</p>
<p><i>c. Tanam  Bibit</i><br />
- Pada saat bibit kakao ditanam pohon naungan harus sudah tumbuh  baik dan naungan sementara sudah berumur 1 tahun<br />
- Penanaman kakao dengan  system tumpang sari tidak perlu naungan, misalnya tumpang sari dengan pohon  kelapa<br />
- Bibit dipindahkan ke lapangan sesuai dengan jenisnya, untuk kakao  Mulia ditanam setelah bibit umur 6 bulan, Kakao Lindak umur 4-5 bulan<br />
-  Penanaman saat hujan sudah cukup dan persiapan naungan harus sempurna. Saat  pemindahan sebaiknya bibit kakao tidak tengah membentuk daun muda  (flush)</p>
<p><i><b>4. Pemeliharaan Tanaman</b></i><br />
a. Penyiraman  dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) sebanyak 2-5 liter/pohon<br />
b.Dibuat  lubang pupuk disekitar tanaman dengan cara dikoak. Pupuk dimasukkan dalam lubang  pupuk kemudian ditutup kembali. Dosis pupuk lihat dalam tabel di samping ini  :</p>
<p>Tabel Pemupukan Tanaman Coklat</p>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td rowspan="2" valign="top" width="55">
<div align="center">
<b>UMUR</b><br />
<b>(bulan)</b></div>
</td>
<td colspan="4" valign="top" width="276">
<div align="center"><b>Dosis pupuk Makro (per  ha)</b></div>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="48">
<div align="center">
<b>Urea</b><br />
<b>(kg)</b></div>
</td>
<td valign="top" width="48">
<div align="center">
<b>TSP</b><br />
<b>(kg)</b></div>
</td>
<td valign="top" width="60">
<div align="center">
<b>MOP/ KCl (kg)</b></div>
</td>
<td valign="top" width="120">
<div align="center">
<b>Kieserite  (MgSO4)</b><br />
<b>(kg)</b></div>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">2</td>
<td valign="top" width="48">15</td>
<td valign="top" width="48">15</td>
<td valign="top" width="60">8</td>
<td valign="top" width="120">8</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">6</td>
<td valign="top" width="48">15</td>
<td valign="top" width="48">15</td>
<td valign="top" width="60">8</td>
<td valign="top" width="120">8</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">10</td>
<td valign="top" width="48">25</td>
<td valign="top" width="48">25</td>
<td valign="top" width="60">12</td>
<td valign="top" width="120">12</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">14</td>
<td valign="top" width="48">30</td>
<td valign="top" width="48">30</td>
<td valign="top" width="60">15</td>
<td valign="top" width="120">15</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">18</td>
<td valign="top" width="48">30</td>
<td valign="top" width="48">30</td>
<td valign="top" width="60">45</td>
<td valign="top" width="120">15</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">22</td>
<td valign="top" width="48">30</td>
<td valign="top" width="48">30</td>
<td valign="top" width="60">45</td>
<td valign="top" width="120">15</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">28</td>
<td valign="top" width="48">160</td>
<td valign="top" width="48">250</td>
<td valign="top" width="60">250</td>
<td valign="top" width="120">60</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">32</td>
<td valign="top" width="48">160</td>
<td valign="top" width="48">200</td>
<td valign="top" width="60">250</td>
<td valign="top" width="120">60</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">36</td>
<td valign="top" width="48">140</td>
<td valign="top" width="48">250</td>
<td valign="top" width="60">250</td>
<td valign="top" width="120">80</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">42</td>
<td valign="top" width="48">140</td>
<td valign="top" width="48">200</td>
<td valign="top" width="60">250</td>
<td valign="top" width="120">80</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">Dst</td>
<td colspan="4" valign="top" width="276">Dilakukan analisa tanah</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55"></td>
<td colspan="4" valign="top" width="276"><b>Dosis POC NASA mulai awal tanam  :</b></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">0 – 24</td>
<td colspan="4" valign="top" width="276">2-3 tutup/ diencerkan secukupnya dan  siramkan sekitar pangkal batang<br />
setiap 4 &#8211; 5 bulan sekali</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55">&gt; 24</td>
<td colspan="4" valign="top" width="276">3-4 tutup/ diencerkan secukupnya dan  siramkan sekitar pangkal batang<br />
setiap 3 – 4 bulan sekali ( sesekali bisa  juga disemprotkan ke tanaman )</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55"></td>
<td colspan="4" valign="top" width="276"><b>Dosis POC NASA pada tanaman yang  sudah produksi tetapi tidak dari awal memakai POC NASA :</b></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="55"></td>
<td colspan="4" valign="top" width="276">- Tahap 1 : Aplikasikan 3 – 4 kali  berturut-turut dengan interval 1-2 bln, Dosis 3-4 tutup/ pohon<br />
- Tahap 2 :  Aplikasikan setiap 3-4 bulan sekali, Dosis 3-4 tutup/  pohon</td>
</tr>
</table>
<p>Catatan: Akan lebih baik pemberian  diselingi/ditambah SUPER NASA 1-2 kali/tahun dengan dosis 1 botol untuk + 200  tanaman. 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan  larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk  penyiraman setiap pohon.</p>
<p><i><b>5. Pengendalian Hama &amp;  Penyakit</b></i><br />
<b>a. Ulat Kilan <i>( Hyposidea infixaria; Famili :  Geometridae )</i></b><i>,</i> menyerang pada umur 2-4 bulan. Serangan  berat mengakibatkan daun muda tinggal urat daunnya saja. Pengendalian dengan  PESTONA dosis 5 &#8211; 10 cc / liter.</p>
<p><b>b. Ulat Jaran / Kuda <i>(  Dasychira inclusa, Familia : Limanthriidae )</i></b>, ada bulu-bulu gatal  pada bagian dorsalnya menyerupai bentuk bulu (rambut) pada leher kuda, terdapat  pada marke 4 dan 5 berwarna putih atau hitam, sedang ulatnya coklat atau coklat  kehitam-hitaman. Pengendalian dengan musuh alami predator Apanteles mendosa dan  Carcelia spp, semprot PESTONA.</p>
<p><b>c. Parasa lepida dan Ploneta  diducta <i>(Ulat Srengenge)</i></b><i>,</i> serangan dilakukan silih  berganti karena kedua species ini agak berbeda siklus hidup maupun cara  meletakkan kokonnya, sehingga masa berkembangnya akan saling bergantian.  Serangan tertinggi pada daun muda, kuncup yang merupakan pusat kehidupan dan  bunga yang masih muda. Siklus hidup Ploneta diducta 1 bulan, Parasa lepida lebih  panjang dari pada Ploneta diducta. Pengendalian dengan  PESTONA.</p>
<p><b>d. Kutu &#8211; kutuan <i>( Pseudococcus lilacinus  )</i></b>, kutu berwarna putih. Simbiosis dengan semut hitam. Gejala  serangan : infeksi pada pangkal buah di tempat yang terlindung, selanjutnya  perusakan ke bagian buah yang masih kecil, buah terhambat dan akhirnya mengering  lalu mati. Pengendalian : tanaman terserang dipangkas lalu dibakar, dengan musuh  alami predator; Scymus sp, Semut hitam, parasit Coccophagus pseudococci Natural  BVR 30 gr/ 10 liter air atau PESTONA.</p>
<p><b>e. <i>Helopeltis  antonii</i></b>, menusukkan ovipositor untuk meletakkan telurnya ke dalam  buah yang masih muda, jika tidak ada buah muda hama menyerang tunas dan pucuk  daun muda. Serangga dewasa berwarna hitam, sedang dadanya merah, bagian  menyerupai tanduk tampak lurus. Ciri serangan, kulit buah ada bercak-bercak  hitam dan kering, pertumbuhan buah terhambat, buah kaku dan sangat keras serta  jelek bentuknya dan buah kecil kering lalu mati. Pengendalian dilakukan dengan  PESTONA dosis 5-10 cc / lt (pada buah terserang), hari pertama semprot stadia  imago, hari ke-7 dilakukan ulangan pada telurnya dan pada hari ke-17 dilakukan  terhadap nimfa yang masih hidup, sehingga pengendalian benar-benar efektif,  sanitasi lahan, pembuangan buah terserang.</p>
<p><b>f. Cacao Mot ( Ngengat  Buah ), <i>Acrocercops cranerella (Famili ;  Lithocolletidae)</i></b><i>.</i> Buah muda terserang hebat, warna kuning  pucat, biji dalam buah tidak dapat mengembang dan lengket. Pengendalian :  sanitasi lingkungan kebun, menyelubungi buah coklat dengan kantong plastik yang  bagian bawahnya tetap terbuka (kondomisasi), pelepasan musuh alami semut hitam  dan jamur antagonis Beauveria bassiana ( BVR) dengan cara disemprotkan, semprot  dengan PESTONA.</p>
<p><b>g. Penyakit Busuk Buah (<i>Phytopthora  palmivora)</i>,</b> gejala serangan dari ujung buah atau pangkal buah  nampak kecoklatan pada buah yang telah besar dan buah kecil akan langsung mati.  Pengendalian : membuang buah terserang dan dibakar, pemangkasan teratur, semprot  dengan Natural GLIO.</p>
<p><b>h. Jamur Upas <i>( Upasia salmonicolor  ),</i></b> menyerang batang dan cabang. Pengendalian : kerok dan olesi  batang atau cabang terserang dengan Natural GLIO+HORMONIK, pemangkasan teratur,  serangan berlanjut dipotong lalu dibakar.<br />
Catatan : Jika pengendalian hama  penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan  pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata  dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis +  5 ml (1/2 tutup)/tangki.</p>
<p><b>6.<i> Pemangkasan</i></b><br />
- Pemangkasan  ditujukan pada pembentukan cabang yang seimbang dan pertumbuhan vegetatif yang  baik. Pohon pelindung juga dilakukan pemangkasan agar percabangan dan daunnya  tumbuh tinggi dan baik. Pemangkasan ada beberapa macam yaitu :<br />
- Pangkas  Bentuk, dilakukan umur 1 tahun setelah muncul cabang primer (jorquet) atau  sampai umur 2 tahun dengan meninggalkan 3 cabang primer yang baik dan letaknya  simetris.<br />
- Pangkas Pemeliharaan, bertujuan mengurangi pertumbuhan vegetatif  yang berlebihan dengan cara menghilangkan tunas air (wiwilan) pada batang pokok  atau cabangnya.<br />
- Pangkas Produksi, bertujuan agar sinar dapat masuk tetapi  tidak secara langsung sehingga bunga dapat terbentuk. Pangkas ini tergantung  keadaan dan musim, sehingga ada pangkas berat pada musim hujan dan pangkas  ringan pada musim kemarau.<br />
Pangkas Restorasi, memotong bagian tanaman yang  rusak dan memelihara tunas air atau dapat dilakukan dengan side  budding.</p>
<p><b>7. Panen</b><br />
Saat petik persiapkan rorak-rorak  dan koordinasi pemetikan. Pemetikan dilakukan terhadap buah yang masak tetapi  jangan terlalu masak. Potong tangkai buah dengan menyisakan 1/3 bagian tangkai  buah. Pemetikan sampai pangkal buah akan merusak bantalan bunga sehingga  pembentukan bunga terganggu dan jika hal ini dilakukan terus menerus, maka  produksi buah akan menurun. Buah yang dipetik umur 5,5 &#8211; 6 bulan dari berbunga,  warna kuning atau merah. Buah yang telah dipetik dimasukkan dalam karung dan  dikumpulkan dekat rorak. Pemetikan dilakukan pada pagi hari dan pemecahan siang  hari. Pemecahan buah dengan memukulkan pada batu hingga pecah. Kemudian biji  dikeluarkan dan dimasukkan dalam karung, sedang kulit dimasukkan dalam rorak  yang tersedia.</p>
<p><b>8. <i>Pengolahan Hasil</i></b><br />
Fermentasi, tahap  awal pengolahan biji kakao. Bertujuan mempermudah menghilangkan pulp,  menghilangkan daya tumbuh biji, merubah warna biji dan mendapatkan aroma dan  cita rasa yang enak.<br />
Pengeringan, biji kakao yang telah difermentasi  dikeringkan agar tidak terserang jamur dengan sinar matahari langsung (7-9 hari)  atau dengan kompor pemanas suhu 60-700C (60-100 jam). Kadar air yang baik kurang  dari 6 %.<br />
Sortasi, untuk mendapatkan ukuran tertentu dari biji kakao sesuai  permintaan. Syarat mutu biji kakao adalah tidak terfermentasi maksimal 3 %,  kadar air maksimal 7%, serangan hama penyakit maksimal 3 % dan bebas  kotoran.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/reyhan87.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/reyhan87.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reyhan87.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reyhan87.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reyhan87.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reyhan87.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reyhan87.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reyhan87.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reyhan87.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reyhan87.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reyhan87.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reyhan87.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reyhan87.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reyhan87.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reyhan87.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reyhan87.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=23&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/bagaimana-budidaya-kakao-yang-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5b27c389a4c5009fcaa7345e50e8ad6a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">reyhan87</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Kakao Jaman dulu,&#8230;.</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/sejarah-kakao-jaman-dulu/</link>
		<comments>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/sejarah-kakao-jaman-dulu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 19:05:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reyhan87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kakao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/sejarah-kakao-jaman-dulu/</guid>
		<description><![CDATA[Pohon kakao yang bijinya dapat diolah menjadi cokelat ada tiga macam, yaitu criollo, forastero, dan trinitario. Jenis yang pertama, criollo, adalah yang paling superior dan hanya tumbuh daerah Amerika Tengah, Kepulauan Karibia, dan sebagian kecil bagian utara Amerika Selatan. Keunggulannya terletak pada kompleksitas rasa namun lembut dengan rasa cokelat klasik yang rendah, tetapi sangat kaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=22&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><b><span style="font-family:verdana,geneva;">Pohon kakao yang  bijinya dapat diolah menjadi cokelat ada tiga macam, yaitu criollo, forastero,  dan trinitario. Jenis yang pertama, criollo, adalah yang paling superior dan  hanya tumbuh daerah Amerika Tengah, Kepulauan Karibia, dan sebagian kecil bagian  utara Amerika Selatan. Keunggulannya terletak pada kompleksitas rasa namun  lembut dengan rasa cokelat klasik yang rendah, tetapi sangat kaya pada  <i>secondary note </i>dengan jejak yang bertahan lama di mulut. Sa-yangnya,  criollo kini sudah sangat sulit ditemukan dan hanya menghasilkan buah yang  sedikit jumlahnya. Kalaupun ada, harganya sangat mahal di pasar  kakao.</span></b></p>
<div align="left"></div>
<p align="left"><b><span style="font-family:verdana,geneva;">Kebalikannya,  forastero, boleh dikatakan sebagai pohon kakao industri. Karena lebih tahan akan  tuntutan lingkungan sekitarnya, jenis ini sangat mudah ditemukan di berbagai  negara yang memiliki iklim tropis. Selain itu varietas ini sangat produktif  menghasilkan buah kakao. Hanya saja, kualitasnya kalah dibandingkan de-ngan  criollo. Bijinya memiliki karakter rasa khas cokelat sangat kuat, dengan periode  <i>secondary notes</i> yang singkat. Namun ada juga beberapa varietas dari  forastero yang memiliki karakter rasa yang sangat komplek, seperti arriba dan  nacional.</span></b></p>
<div align="left"></div>
<p align="left"><b><span style="font-family:verdana,geneva;">Sedangkan trinitario  adalah perkawinan criollo dan forastero. Uniknya, mereka &#8220;menikah&#8221; tanpa  paksaan, alias terjadi secara alami. Lebih spesifik lagi antara amelonado  forastero dengan criollo setempat. Nah, kabar baiknya adalah jenis ini memiliki  &#8220;kekuatan fisik&#8221; forastero dan <i>inner beauty </i>dari criollo. Cantik luar  dalam <i>lah </i>kalau ia seorang manusia. O ya, nama trinitario diberikan  karena asal muasalnya terdapat di Trinidad.</span></b></p>
<div align="left"></div>
<p align="left"><b><span style="font-family:verdana,geneva;">Sejak 1000 SM  bangsa-bangsa yang mendiami daerah Meso-Amerika, Amerika Tengah sampai bagian  utara Amerika Selatan sudah mengkonsumsi cokelat. Jangan bayangkan saat itu  sudah ada coklat batangan seperti sekarang. Mereka mengolahnya menjadi minuman  yang mirip dengan <i>hot </i>atau <i>cold</i> <i>chocolate</i> se-perti  yang biasa kita temui saat ini. Hanya saja mereka menambahkan rempah-rempah,  seperti kayu manis, vanila, annatto, bubuk cabai, dan lain sebagainya. Dapat  dibayangkan cokelat de-ngan rasa <i>spicy</i> yang sedikit <i>nendang</i>,  mungkin ramuan kata yang lebih tepat.</span></b></p>
<div align="left"></div>
<p align="left"><b><span style="font-family:verdana,geneva;">Adalah Bangsa Maya  yang terbukti pertama kali menemukan resep minuman cokelat dan cara pengolahan  biji kakao. Kemudian, orang-orang Aztec menduplikasinya ketika mereka menguasai  daerah Meso-Amerika. Mereka memberi nama minuman ini dengan xocoãtl  (<i>chocoatl</i>) yang berarti air pahit. Cuma sedikit perbedaan antara cara  orang Maya dan Aztec, yaitu orang Maya lebih menyukai yang panas, di mana Aztec  lebih suka dingin. Kala itu juga, mereka juga menggunakan biji kakao sebagai  alat tukar atau mata uang.</span></b></p>
<div align="left"></div>
<p align="left"><b><span style="font-family:verdana,geneva;">Pada akhir abad 15,  bangsa-bangsa Eropa terlena pada euforia penjelahan dunia, saat itu juga cokelat  mengalami babak baru yang dimulai ketika ditemukannya Amerika Selatan oleh  Christopher Colombus. Dia juga diyakini sebagai orang pertama minum &#8220;air pahit&#8221;  pada 1502 di Nicaragua. Tetapi yang mempopulerkan cokelat ke dunia adalah Hernan  Cortez yang memimpin ekspedisi ke Aztec di tahun 1519. Tujuh tahun kemudian dia  kembali ke Spanyol dengan membawa biji kakao sebagai bahan baku dan tentu resep  pembuatan minuman ini. Minuman ini mulai populer di Eropa, setelah mengalami  sedikit modifikasi. Lada, kayu manis, cabai, tepung jagung, dan rempah-rempah  lainnya dicoret, kecuali vanila yang masih diperta-hankan. Sebagai gantinya,  susu dan gula masuk ke dalam resep.</span></b></p>
<div align="left"></div>
<p align="left"><b><span style="font-family:verdana,geneva;">Sejak itu cokelat  menjadi primadona di benua ini. Negara-negara seperti, Prancis, Belgia, Italia,  Spanyol, atau Swiss mulai meng-eksplorasi biji kakao. Permintaan kakao di Eropa  mulai tinggi, dan ini dilirik sebagai bisnis baru. Mereka mulai menanam kakao di  koloni-koloni mereka. Spanyol membawa kakao ke Filipina, Prancis ke Pantai  Gading, Belanda ke Indonesia, dan Inggris ke Malaysia.</span></b></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/reyhan87.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/reyhan87.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reyhan87.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reyhan87.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reyhan87.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reyhan87.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reyhan87.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reyhan87.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reyhan87.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reyhan87.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reyhan87.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reyhan87.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reyhan87.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reyhan87.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reyhan87.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reyhan87.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=22&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/sejarah-kakao-jaman-dulu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5b27c389a4c5009fcaa7345e50e8ad6a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">reyhan87</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manfaat Kakao</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/manfaat-kakao/</link>
		<comments>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/manfaat-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 19:01:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reyhan87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Morfologi Kakao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reyhan87.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Coklat sudah lama menjadi elemen kuliner yang penting bagi manusia. Coklat bisa menjadi kudapan yang asyik untuk anak-anak, lambang pergaulan bagi remaja (apalagi di waktu Valentine seperti ini), maupun simbol gairah bagi yang sudah dewasa. Bahkan, konon coklat juga bermanfaat bagi kesehatan, karena memiliki efek menurunkan stress dan menurunkan tekanan darah. Walaupun, kebanyakan makan coklat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=21&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="left">Coklat sudah lama menjadi elemen<br />
kuliner yang penting bagi manusia. Coklat bisa menjadi kudapan yang asyik untuk anak-anak, lambang pergaulan bagi<br />
remaja (apalagi di waktu Valentine seperti ini), maupun simbol gairah bagi yang sudah dewasa. Bahkan, konon coklat<br />
juga bermanfaat bagi kesehatan, karena memiliki efek menurunkan stress dan menurunkan tekanan darah. Walaupun,<br />
kebanyakan makan coklat sudah pasti menyebabkan kegemukan! Nah, menyambut hari Valentine tanggal 14 Februari,<br />
dimana coklat dan cinta menyebar di udara, kolom Logikuliner kali ini akan secara khusus membahas dunia percoklatan.<br />
Coklat sendiri adalah bahan yang diambil dari pemrosesan buah kakao. Sekitar dua pertiga kakao di dunia berasal dari<br />
Afrika Barat, terutama dari sebuah negara bernama Pantai Gading. Walaupun demikian, Indonesia juga termasuk<br />
penghasil kakao. Bahkan ada sebuah varietas kakao yang bernilai tinggi yang hanya ditemukan di Pulau Jawa.<br />
Sebagian besar kakao tersebut diekspor ke Belgia, lalu diimpor kembali ke Indonesia dalam bentuk sebatang coklat jadi<br />
yang harganya bisa mencapai Rp 80.000,-. Lagi-lagi, para petani kakao hanya bisa gigit jari, karena tidak kebagian<br />
keuntungannya&amp;hellip;<br />
Oke deh, ini kan bukan kolom bisnis ya! Kembali ke coklat! Nah, bagian mana dari buah kakao yang menghasilkan<br />
coklat? Yang digunakan adalah bijinya. Jadi, pertama-tama buah kakao dibuka, lalu diambil bijinya. Biji ini kemudian<br />
difermentasikan selama 6 hari, sampai warnanya berubah dari ungu menjadi kecoklatan. Dalam tahap inilah aroma<br />
coklat yang menggairahkan itu mulai muncul. Setelah fermentasi, biji kakao dijemur selama kurang lebih 20 hari, untuk<br />
mengeringkan dari getahnya. Kemudian, dengan proses yang disebut winnowing, sang biji kakao ini disortir, dikupas dari<br />
kulitnya, dibersihkan kulit arinya, sehingga biji dalamnya saja yang tertinggal.<br />
Tahap berikutnya adalah blending &#8211; dimana beberapa jenis kakao yang berbeda bisa dicampur untuk mendapatkan<br />
paduan rasa yang tepat. Lalu, dilakukan proses yang disebut alkalisasi. Dalam proses ini biasanya digunakan natrium<br />
karbonat (Na¬¬2CO3) atau kalium karbonat (K2CO3) untuk mencapai pH 6.0 &#8211; 8.6. Tujuan proses ini adalah membuat<br />
warna kakao menjadi lebih coklat, menghaluskan rasa coklat, dan membuat kakao lebih larut dalam air. Kok bisa begitu?<br />
Rasa kakao secara alamiah cenderung pahit karena mengandung zat-zat alamiah berukuran molekul besar dan bersifat<br />
basa bernama alkaloid. Dengan memproses biji kakao pada pH tertentu, maka bagian-bagian berpH rendah (yang<br />
rasanya asam) dan alkaloid berpH tinggi (yang sangat pahit) akan terpisah dari kakao. Alkaloid yang tersisa sebagian<br />
besar adalah dari jenis theobromine, yang selain lezat rasanya, juga mempunyai efek membangkitkan mood. Yummy!<br />
Sesudah alkalisasi, proses kimia berikutnya yang tak kalah penting adalah roasting atau pemanggangan. Proses ini<br />
umum dijumpai dalam pemrosesan bahan alami, seperti kopi dan teh. Sesudah dipanggang, biasanya aroma dan rasa<br />
bahan akan lebih terasa. Mengapa begitu? Proses ini melibatkan pemanasan yang perlahan-lahan pada biji kakao.<br />
Dengan pemanasan, maka struktur fisik bahan akan merekah, membuat molekul-molekul pembawa aroma terlepas dan<br />
bebas menebarkan pesonanya. Efek lainnya adalah zat-zat bertitik didih rendah (biasanya golongan asam) akan<br />
menguap sehingga tidak lagi mengganggu rasa. Bakteri-bakteri pembusuk dan jamur patogen juga akan mati, sehingga<br />
biji kakao menjadi steril.<br />
Proses berikutnya adalah kunci dari pembuatan coklat, yakni grinding dan pressing. Grinding adalah proses<br />
penggerusan biji kakao menjadi serbuk coklat. Yang diinginkan adalah ukuran partikel dibawah 70 mikron (ingat ilustrasi<br />
cendol yang menjelaskan pengaruh ukuran partikel?). Apa yang terjadi disini? Adonan coklat akan menjadi kental karena<br />
dari biji kakao dihasilkan dua produk penting, yakni mentega coklat (cocoa butter) dan serbuk coklat (cocoa powder).<br />
Adonannya sendiri disebut chocolate liquor. Dalam proses grinding, terjadi pemisahan fasa karena mengecilnya ukuran<br />
partikel kakao. Partikel ini terlarut dalam lemak nabati alami dari coklat yang disebut mentega coklat tadi. Komposisinya<br />
kira-kira adalah 50-60% mentega coklat, 39-48% serbuk coklat, 0.3-0.5% air, dan 0.1-1.5% sisa kulit biji kakao. Disinilah<br />
terjadi transformasi dari &amp;sbquo;kakao&amp;rsquo; menjadi &amp;sbquo;coklat&amp;rsquo;. Dan penting untuk diingat, bahwa yang<br />
disebut &amp;sbquo;coklat&amp;rsquo; ada dua: mentega coklat, dan serbuk (rasa) coklat.<br />
Dari sinilah dua pertanyaan penting saya soal coklat terjawab. Pertanyaan pertama: kalau coklat warnanya coklat,<br />
kenapa bisa ada white chocolate? Coklat kok putih, sama saja kan dengan blue jean merah? Des jadi, rasa coklat yang<br />
kita kecap di mulut terdiri dari dua bagian: aroma rasa coklat dan yang disebut &amp;lsquo;mouth feel&amp;rsquo;, yakni<br />
bagaimana coklat tersebut perlahan-lahan meleleh di mulut kita. Bahkan menurut sebuah studi dari BBC, coklat yang<br />
lelehannya perlahan-lahan memenuhi rongga mulut manusia bisa memicu aktivitas otak dan menaikkan detak jantung<br />
lebih intensif dari pada berciuman (asal yang dicium bukan istri tetangga &#8211; yang ini detak jantungnya pasti lebih besar,<br />
hehe). Bahkan efeknya bisa bertahan empat kali lebih lama dari berciuman (asal yang dicium bukan selingkuhan &#8211; yang<br />
satu itu lama juga efeknya!). Nah, dalam white chocolate, yang digunakan hanya mentega coklatnya saja, tapi serbuk coklatnya dihilangkan, sehingga rasa coklatnya pun hilang. Komposisi white chocolate biasanya 35-55% gula, 25-40%<br />
mentega coklat, dan 25% produk susu, sementara dark chocolate terdiri dari 35-55% gula, 40-60% serbuk coklat, 20%<br />
mentega coklat, dan 0-8% produk susu. Yang disebut white chocolate ternyata hanya diambil &amp;lsquo;mouth feel&amp;rsquo;-<br />
nya saja, tanpa mengambil rasanya!</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/reyhan87.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/reyhan87.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reyhan87.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reyhan87.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reyhan87.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reyhan87.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reyhan87.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reyhan87.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reyhan87.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reyhan87.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reyhan87.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reyhan87.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reyhan87.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reyhan87.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reyhan87.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reyhan87.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=21&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/manfaat-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5b27c389a4c5009fcaa7345e50e8ad6a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">reyhan87</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>asal usul kakao</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/asal-usul-kakao/</link>
		<comments>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/asal-usul-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 18:59:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reyhan87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Kakao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/asal-usul-kakao/</guid>
		<description><![CDATA[Cerita coklat, sejauh punggung sewaktu kami mengetahuinya, mulai dengan penemuan Amerika. Sampai 1492, Dunia Tua mengetahui tidak ada di semua tentang enak dan merangsang membumbui bahwa seharusnya Menjadi yang kesayangan dari Milyaran. Columbus dan Coklat: Pengadilan King Ferdinand dan Queen Isabella mendapat pandangan pertamanya di bahan pokok coklat ketika Columbus kembali di kemenangan dari Amerika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=20&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<div class="snap_preview"><b>Cerita coklat</b>, sejauh punggung sewaktu kami mengetahuinya, mulai dengan penemuan Amerika. Sampai 1492, Dunia Tua mengetahui tidak ada di semua tentang enak dan merangsang membumbui bahwa seharusnya<br />
Menjadi yang kesayangan dari Milyaran.</p>
<p>Columbus dan Coklat:<br />
Pengadilan King Ferdinand dan Queen Isabella mendapat pandangan pertamanya di bahan pokok coklat ketika Columbus kembali di kemenangan dari Amerika dan meletakkan terlebih dahulu takhta Spanyol harta trove banyak hal aneh dan sangat hebat.</p>
<p>Di antara yang ini adalah sedikit buncis coklat tua yang menyerupai kacang amandel dan nampak paling tak menjanjikan. Ada biji coklat, sumber hari ini seluruh coklat dan kakao kami.</p>
<p>Raja dan Ratu tidak pernah bermimpi bagaimana biji coklat penting bisa, dan tinggal bagi Hernando Cortez, orang Sepanyol luar biasa explorer, untuk memahami kemungkinan komersial persembahan Dunia Baru.</p>
<p>Makanan Tuhan<br />
Selama penaklukannya Meksiko, Cortez menemukan orang India Aztec yang memakai biji coklat di persiapan minuman keras kerajaan bidang, “chocolatl”, berarti hangat cair.</p>
<p>Di 1519, Emperor Montezuma, yang menurut laporan minum 50 atau lebih bagian tiap hari, melayani chocolatl kepada tamu Spanyolnya di gelas piala keemasan yang baik, mengobatinya suka pada makanan bagi tuhan.</p>
<p>Gula tebu sebagai Bahan Pemanis:</p>
<p>Untuk seluruh pentingnya agungnya, tetapi, Montezuma ’s chocolatl sangat pahit, dan orang Spanyol tidak menemukannya ke cicipan mereka. Untuk membuat ramuan lebih menyenangkan kepada orang Eropa, Cortez dan orang senegerinya mengkonsepsikan gagasan bahan pemanis itu dengan gula tebu.</p>
<p>Sedangkan mereka mengambil chocolatl kembali ke Spanyol, gagasan menemukan lebih menyukai dan minuman keras menjalani beberapa ganti lagi dengan bumbu yang baru ditemukan, seperti kayu manis dan vanili. Pada akhirnya, seseorang memutuskan minuman keras akan berasa lebih baik jika dilayani panas.</p>
<p>Menanam Kakao:<br />
Minuman keras baru menang teman, khususnya di antara kaum bangsawan Spanyol. Spanyol secara bijaksana memulai menanam kakao dinya di luar negeri koloni, yang putus kelahiran kepada perusahaan yang sangat menguntungkan.</p>
<p>Dengan cukup luar biasa, orang Sepanyol berhasil menyimpan seni industri kakao rahasia dari sisa Eropa selama hampir satu ratus tahun.</p>
<p>Coklat menjalar ke Eropa<br />
Rahib Spanyol, yang sudah dikirimkan untuk mengolah biji coklat, akhirnya mengeluarkan rahasia. Tidak mengambil jauh sebelumnya coklat dikatakan di seluruh Eropa sebagai makanan yang memberi kesehatan yang enak.</p>
<p>Untuk sedangkan memerintah sebagai minuman keras di Pengadilan ngetrend Perancis. Minum minuman keras coklat menjalar di seberang Saluran ke Inggris Raya, dan di 1657 yang pertama di antara banyak Coklat terkenal Inggris Rumah muncul.</p>
<p>Metode tangan memproduksi dipakai oleh toko kecil mengalah pada waktunya pada produksi masal coklat. Peralihan dipercepat oleh munculnya mesin uap yang disempurnakan yang mechanized penggilingan kakao proses.</p></div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/reyhan87.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/reyhan87.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reyhan87.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reyhan87.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reyhan87.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reyhan87.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reyhan87.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reyhan87.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reyhan87.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reyhan87.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reyhan87.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reyhan87.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reyhan87.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reyhan87.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reyhan87.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reyhan87.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=20&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/asal-usul-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5b27c389a4c5009fcaa7345e50e8ad6a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">reyhan87</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Botani Kakao</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/botani-kakao/</link>
		<comments>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/botani-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 18:48:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reyhan87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Morfologi Kakao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/botani-kakao/</guid>
		<description><![CDATA[Kakao merupakan tumbuhan tahunan (perennial) berbentuk pohon, di alam dapat mencapai ketinggian 10m. Meskipun demikian, dalam pembudidayaan tingginya dibuat tidak lebih dari 5m tetapi dengan tajuk menyamping yang meluas. Hal ini dilakukan untuk memperbanyak cabang produktif. Bunga kakao, sebagaimana anggota Sterculiaceae lainnya, tumbuh langsung dari batang (cauliflorous). Bunga sempurna berukuran kecil (diameter maksimum 3cm), tunggal, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=18&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kakao merupakan tumbuhan tahunan (<i>perennial</i>) berbentuk <a href="/wiki/Pohon" title="Pohon">pohon</a>, di alam dapat mencapai ketinggian 10m. Meskipun  demikian, dalam pembudidayaan tingginya dibuat tidak lebih dari 5m tetapi dengan  <a href="/w/index.php?title=Tajuk&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Tajuk (belum dibuat)">tajuk</a>  menyamping yang meluas. Hal ini dilakukan untuk memperbanyak cabang  produktif.</p>
<p><a href="/wiki/Bunga" title="Bunga">Bunga</a> kakao, sebagaimana anggota <a href="/w/index.php?title=Sterculiaceae&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Sterculiaceae (belum dibuat)">Sterculiaceae</a>  lainnya, tumbuh langsung dari <a href="/wiki/Batang" title="Batang">batang</a>  (<i>cauliflorous</i>). Bunga sempurna berukuran kecil (diameter maksimum 3cm),  tunggal, namun nampak terangkai karena sering sejumlah bunga muncul dari satu  titik tunas.</p>
<div class="thumb tleft">
<div class="thumbinner" style="width:97px;"><a href="Theobroma_cacao1.jpg" class="image" title="Bunga kakao tumbuh dari batang."><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/69/Theobroma_cacao1.jpg/95px-Theobroma_cacao1.jpg" class="thumbimage" alt="Bunga kakao tumbuh dari batang." border="0" height="127" width="95" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a href="Theobroma_cacao1.jpg" class="internal" title="Perbesar"><br />
</a></div>
<p>Bunga kakao  tumbuh dari batang.</p></div>
</div>
</div>
<p>Penyerbukan bunga dilakukan oleh serangga (terutama lalat kecil  (<i>midge</i>) <i>Forcipomyia</i>, semut bersayap, afid, dan beberapa lebah  <i>Trigona</i>) yang biasanya terjadi pada malam hari<sup>1</sup>. Bunga siap  di<a href="/wiki/Penyerbukan" title="Penyerbukan">serbuki</a> dalam jangka waktu  beberapa hari.</p>
<p>Kakao secara umum adalah tumbuhan menyerbuk silang dan memiliki sistem  inkompatibilitas-sendiri (lihat <a href="/wiki/Penyerbukan" title="Penyerbukan">penyerbukan</a>). Walaupun demikian, beberapa varietas  kakao mampu melakukan penyerbukan sendiri dan menghasilkan jenis komoditi dengan  nilai jual yang lebih tinggi.</p>
<p>Buah tumbuh dari bunga yang diserbuki. Ukuran buah jauh lebih besar dari  bunganya, dan berbentuk bulat hingga memanjang. Buah terdiri dari 5 <a href="/w/index.php?title=Daun_buah&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Daun buah (belum dibuat)">daun buah</a>  dan memiliki ruang dan di dalamnya terdapat <a href="/wiki/Biji" title="Biji">biji</a>. Warna buah berubah-ubah. Sewaktu muda berwarna hijau  hingga ungu. Apabila masak kulit luar buah biasanya berwarna kuning.</p>
<p>Biji terangkai pada <a href="/wiki/Plasenta" title="Plasenta">plasenta</a> yang  tumbuh dari pangkal buah, di bagian dalam. Biji dilindungi oleh <a href="/w/index.php?title=Salut_biji&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Salut biji (belum dibuat)">salut  biji</a> (aril) lunak berwarna putih. Dalam istilah <a href="/wiki/Pertanian" title="Pertanian">pertanian</a> disebut <i>pulp</i>. <a href="/w/index.php?title=Endospermia&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Endospermia (belum dibuat)">Endospermia</a>  biji mengandung lemak dengan kadar yang cukup tinggi. Dalam pengolahan  pascapanen, pulp difermentasi selama tiga hari lalu biji dikeringkan di bawah  sinar matahari.</p>
<p><a id="Penghasil_kakao" name="Penghasil_kakao"></a></p>
<h2><span class="editsection">[<a href="/w/index.php?title=Kakao&amp;action=edit&amp;section=2" title="Penghasil kakao">sunting</a>]</span>  <span class="mw-headline">Penghasil kakao</span></h2>
<p>Delapan negara penghasil kakao terbesar adalah (data tahun panen 2005)</p>
<ol>
<li><a href="/wiki/Pantai_Gading" title="Pantai Gading">Pantai Gading</a> (38%)</li>
<li><a href="/wiki/Ghana" title="Ghana">Ghana</a> (19%)</li>
<li><a href="/wiki/Indonesia" title="Indonesia">Indonesia</a> (13%, sebagian besar  kakao curah)</li>
<li><a href="/wiki/Nigeria" title="Nigeria">Nigeria</a> (5%)</li>
<li><a href="/wiki/Brasil" title="Brasil">Brasil</a> (5%)</li>
<li><a href="/wiki/Kamerun" title="Kamerun">Kamerun</a> (5%)</li>
<li><a href="/wiki/Ekuador" title="Ekuador">Ekuador</a> (4%)</li>
<li><a href="/wiki/Malaysia" title="Malaysia">Malaysia</a> (1%)</li>
</ol>
<p>Negara-negara lain menghasilkan 9% sisanya.</p>
<p><a id="Jenis-jenis_komoditi" name="Jenis-jenis_komoditi"></a></p>
<h2><span class="editsection">[<a href="/w/index.php?title=Kakao&amp;action=edit&amp;section=3" title="Jenis-jenis komoditi">sunting</a>]</span>  <span class="mw-headline">Jenis-jenis komoditi</span></h2>
<p>Kakao sebagai komoditas perdagangan biasanya dibedakan menjadi dua kelompok  besar: <i>kakao mulia</i> (&#8220;edel cacao&#8221;) dan <i>kakao curah</i> (&#8220;bulk  cacao&#8221;).</p>
<p>Di Indonesia, kakao mulia dihasilkan oleh beberapa perkebunan tua di Jawa.  Varietas penghasil kakao mulia berasal dari <a href="/wiki/Pemuliaan_tanaman" title="Pemuliaan tanaman">pemuliaan</a> yang dilakukan pada masa kolonial  Belanda, dan dikenal dari namanya yang berawalan &#8220;DR&#8221; (misalnya DR-38).  Singkatan ini diambil dari singkatan nama perkebunan tempat dilakukannya seleksi  (Djati Roenggo, di daerah <a href="/wiki/Ungaran" title="Ungaran">Ungaran</a>,  Jawa Tengah). Varietas kakao mulia ber<a href="/w/index.php?title=Penyerbukan_sendiri&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Penyerbukan sendiri (belum dibuat)">penyerbukan  sendiri</a>.</p>
<p>Sebagian besar daerah produsen kakao di Indonesia menghasilkan kakao curah.  Kakao curah berasal dari varietas-varietas yang <i><a href="/w/index.php?title=Self-incompatible&amp;action=edit&amp;redlink=1" class="new" title="Self-incompatible (belum dibuat)">self-incompatible</a></i>.  Kualitas kakao curah biasanya rendah, meskipun produksinya lebih tinggi. Bukan  rasa yang diutamakan tetapi biasanya kandungan lemaknya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/reyhan87.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/reyhan87.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reyhan87.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reyhan87.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reyhan87.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reyhan87.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reyhan87.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reyhan87.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reyhan87.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reyhan87.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reyhan87.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reyhan87.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reyhan87.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reyhan87.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reyhan87.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reyhan87.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=18&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/botani-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5b27c389a4c5009fcaa7345e50e8ad6a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">reyhan87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/69/Theobroma_cacao1.jpg/95px-Theobroma_cacao1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bunga kakao tumbuh dari batang.</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>apa itu kakao ?</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/apa-itu-kakao/</link>
		<comments>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/apa-itu-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 18:43:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reyhan87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Kakao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/apa-itu-kakao/</guid>
		<description><![CDATA[Kakao merupakan salah satu komoditas andalan yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Besarnya minat masyarakat untuk mengembangkan tanaman kakao terlihat nyata dengan banyaknya permintaan benih serta pelatihan budi dayanya. Buku yang ditulis secara lengkap ini diharapkan dapat menjadi menjadi panduan dalam menjalankan usaha budi daya kakao. Di dalamnya dibahas tentang perkembangan produksi dan pasar, cara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=17&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kakao merupakan salah satu komoditas andalan yang berperan penting dalam  perekonomian Indonesia. Besarnya minat masyarakat untuk mengembangkan tanaman  kakao terlihat nyata dengan banyaknya permintaan benih serta pelatihan budi  dayanya. Buku yang ditulis secara lengkap ini diharapkan dapat menjadi menjadi  panduan dalam menjalankan usaha budi daya kakao. Di dalamnya dibahas tentang  perkembangan produksi dan pasar, cara memilih lahan yang sesuai, pola tanam dan  tumpang sari, persiapan dan konservasi lahan, pemupukan dan pengolahan tanah,  serta pengendalian hama dan penyakit.<br />
<span style="font-style:italic;"></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/reyhan87.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/reyhan87.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reyhan87.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reyhan87.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reyhan87.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reyhan87.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reyhan87.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reyhan87.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reyhan87.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reyhan87.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reyhan87.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reyhan87.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reyhan87.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reyhan87.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reyhan87.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reyhan87.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=17&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/apa-itu-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5b27c389a4c5009fcaa7345e50e8ad6a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">reyhan87</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PribadiKU</title>
		<link>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/pribadi/</link>
		<comments>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/pribadi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 18:42:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reyhan87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Data Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Teman-teman Kakao]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/pribadi/</guid>
		<description><![CDATA[Nama : Iwan Prihantoro NIM : K4107-066 Prodi : D4 Agribisnis Kakao Alamat : Jl. PTPN XII Kebun Banjarsari Afd IIc Karang Nangka<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=16&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nama : Iwan Prihantoro<img src="/foto/22022008123613.jpg" alt="" /><img src="/foto/22022008123613.jpg" alt="" /><img src="/foto/22022008123613.jpg" alt="" /><img src="/foto/22022008123613.jpg" alt="" /><img src="/foto/22022008123613.jpg" alt="" /><img src="/foto/22022008123613.jpg" alt="" /><img src="/foto/22022008123613.jpg" alt="" /></p>
<p>NIM : K4107-066</p>
<p>Prodi : D4 Agribisnis Kakao</p>
<p>Alamat : Jl. PTPN XII Kebun Banjarsari Afd IIc Karang Nangka</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/reyhan87.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/reyhan87.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/reyhan87.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/reyhan87.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/reyhan87.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/reyhan87.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/reyhan87.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/reyhan87.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/reyhan87.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/reyhan87.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/reyhan87.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/reyhan87.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/reyhan87.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/reyhan87.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/reyhan87.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/reyhan87.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=reyhan87.wordpress.com&amp;blog=3199868&amp;post=16&amp;subd=reyhan87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reyhan87.wordpress.com/2008/03/27/pribadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5b27c389a4c5009fcaa7345e50e8ad6a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">reyhan87</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
